Ini Kebiasaan Unik Masyarakat Sumbawa Saat Ngabuburit

SUMBAWA – Ngabuburit, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan yang dilakukan saat menunggu buka puasa.

Banyak cara yang dilakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Salah satunya kebiasaan unik warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini, yaitu karapan ayam.

Karapan ayam adalah tradisi warga Desa Tambak Sari, Kecamatan Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat, yang rutin digelar oleh para pencinta unggas sambil menunggu waktu berbuka puasa. Tidak berbeda dengan karapan kerbau atau sapi, karapan ayam khas Suku Taliwang menggunakan sepasang ayam, dengan kayu penang atau noga serta seorang joki.

Untuk penentuan pemenang, setiap ayam yang paling cepat melewati daun lontar yang ada pada garis finish, maka itulah pemenangnya.
Dan harga pasangan ayam yang menjadi pemenang dalam karapan ini, akan melonjak naik hingga jutaan rupiah.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai ajang tradisi leluhur dan menjaga silaturahmi serta kekompakan di bulan Ramadan. (*/liputan6)

Share
x

Check Also

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64, Kejaksaan Tinggi Banten Gelar Donor Darah dan Bakti Sosial

SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ...

JAM Intel Reda Manthovani Dorong Pengelolaan Tambang Timah secara Berkelanjutan & Bertanggung Jawab

PANGKALPINANG – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intelijen), Prof Dr Reda Manthovani, menegaskan bahwa sektor ...

Kejati Banten Gelar Pasar Murah untuk Rayakan Hari Bhakti Adhyaksa ke-64

SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengadakan Pasar Murah di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Banten ...