Profesi AI Makin Dicari, Ini Kampus di Indonesia yang Punya Jurusan AI

AI (artificial intelligence) kini menjadi salah satu teknologi yang banyak diterapkan perusahaan dari berbagai industri.

Tak heran, talenta yang menguasai teknologi ini semakin dibutuhkan. Bahkan, banyak perusahaan yang berani menjanjikan gaji yang menggiurkan untuk mereka yang memiliki kemampuan AI.

Untuk bisa bekerja di bidang AI, tentunya keahlian di bidang teknologi ini haruslah dikuasai. Untuk mempelajarinya, salah satu caranya bisa dengan masuk perguruan tinggi di bidang AI.

Di Indonesia, saat ini sudah ada beberapa universitas/kampus yang menyediakan jurusan/program studi AI. Nah, berikut ini beberapa di antaranya.

1. Universitas Airlangga (UNAIR)

Universitas ini memiliki program studi S1-Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan. Program studi ini berfokus pada pengembangan integrasi antara robotika dan kecerdasan buatan untuk menghasilkan sistem otonom yang dapat diterapkan di berbagai bidang.

Mahasisw/I akan mempelajari ilmu-ilmu dasar (matematika dan fisika), ilmu komputer, mekatronik, elektronika, sistem kendali, sistem siber-fisik, desain robot, penerapan robotika, dan integrasi kecerdasan buatan dalam sistem robot.

Lulusan program studi ini akan mendapatkan gelar Serjana Teknik (S.T) dan memiliki beberapa kesempatan berkarir seperti menjadi tenaga ahli robotika, tenaga ahli kecerdasan buatan, ahli otomasi industri, tanaga ahli/manajer/supervisor, dan konsultan.

2. Universitas Bina Nusantara (BINUS)

Universitas BINUS resmi meluncurkan program studi S1-Artificial Intelligence pada September 2023.

Setiap mahasiswa/I yang mengambil program studi ini akan mendapatkan mata kuliah seperti robotika, machine learning, deep learning, computer vision, dan natural language processing.

Prospek lulusan jurusan AI di antaranya menjadi computer scientist, profesionalAl, machine learning engineer, computer engineer programmer, research scientist, data scientist, software engineer, system analyst, network specialist, dan multimedia programmer.

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

ITS menawarkan program studi S1-Rekayasa Kecerdasan Buatan. Setiap mahasiswa/I bakal mempelajari cara mengembangkan sistem yang mampu meniru kemampuan manusia dalam berpikir, belajar, dan beradaptasi dengan lingkungan.

Program studi ini mengembangkan keilmuan bidang ilmu komputer, khususnya bidang kecerdasan buatan, untuk menciptakan solusi yang cerdas dan inovatif di bidang industri, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Contoh aplikasinya meliputi pengenalan objek pada gambar, chatbot, virtual assistant, mobil self-driving, dan sistem rekomendasi.

Lulusan program studi ini diharapkan memiliki kompetensi dalam merancang, menganalisis, mengimplementasikan, dan menguji sistem kecerdasan buatan yang efisien dan efektif.

Para lulusan jurusan ini berkesempatan untuk berkarir menjadi artifical intelligence/machine learning engineer, data intelligence analyst, social data/media analyst, graphics & computer vision engineer, game & animation programmer/developer, dan extended reality programmer/developer

4. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Bagi yang tertarik melanjutkan pendidikan S2 di bidang AI, UGM merupakan salah satu universitas yang menyediakannya. UGM memiliki program studi S2-Kecerdasan Buatan.

Program studi ini dapat diikuti oleh setiap orang yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana dari semua disiplin ilmu, baik dari rumpun agraria, media, humaniora, dan lain sebagainya.

Para calon mahasiswa/i hanya perlu memenuhi segala persyaratkan dan lulus dalam ujian tertulis yang diadakan oleh Prodi Magister Kecerdasan Buatan ini sendiri.

Setelah lulus dari program studi ini, para lulusan akan menyandang gelar M.C.S(AI). Setelah lulus, para lulusan bisa memiliki peluang bekerja sebagai data scientist dan analyst, AI specialist, machine learning enginer, AI enterprenuer, dan lainnya.

5. Universitas Sumatera Utara (USU)

Universitas ini menyediakan studi S2-Ilmu Komputer dengan peminatan Ilmu Data dan Kecerdasan Buatan.

Sebagai program studi lanjutan setelah Sarjana Ilmu Komputer & Teknologi Informasi, yang berfungsi sebagai bidang spesialisasi, Program Magister Ilmu Data dan Kecerdasan Buatan di USU ini berfokus untuk membekali mahasiswa/i dengan kemahiran umum dalam dua disiplin ilmu: ilmu data dan kecerdasan buatan.

Ilmu data sendiri menggabungkan keahlian dalam bidang tertentu dengan keterampilan pemrograman, matematika, dan statistik untuk mengekstraksi pengetahuan dan informasi dari data.

Lulusan program studi ini berkesempatan berkarier menjadi analis data, ilmuwan data, insinyur data, dan lainnya.

6. Universitas Syiah Kuala (USK)

Program Studi S2-Kecerdasan Buatan di USK merupakan program studi yang didirikan berkat kerja sama dengan konsursium Erasmus+ DS&AI, kelompok yang berisi 12 universitas di Eropa dan Asia, yang bertujuan membawa pendidikan lanjutan berstandar Eropa ke Asia.

Program studi ini resmi berdiri pada tahun 2021 di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK.

Mereka yang lulus program studi ini bisa berkarier di berbagai bidang terkait AI, di antaranya menjadi analis data, analis bisnis, insinyur perangkat lunak, insinyur AI, insinyur data, dosen professional, peneliti profesinal, konsultan AI, dan lainnya.***

Share
x

Check Also

JAM Intel Reda Manthovani Dorong Pengelolaan Tambang Timah secara Berkelanjutan & Bertanggung Jawab

PANGKALPINANG – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intelijen), Prof Dr Reda Manthovani, menegaskan bahwa sektor ...

Inspektur V Jaksa Agung Muda Pengawasan Kunjungi dan Inspeksi ke Kejaksaan Tinggi Banten

Inspektur V Jaksa Agung Muda Pengawasan Kunjungi dan Inspeksi ke Kejaksaan Tinggi Banten

SALISMA.COM – Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan RI, Dr Didik Farkhan Alisyahdi ...

Inspektur V Jaksa Agung Muda Pengawasan Kunjungi dan Inspeksi ke Kejaksaan Tinggi Banten

Inspektur V Jaksa Agung Muda Pengawasan Kunjungi dan Inspeksi ke Kejaksaan Tinggi Banten

MATARAMPOS.COM – Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan RI, Dr Didik Farkhan Alisyahdi ...