HM Sampoerna Sebar 98% Laba untuk Dividen Setara Rp12,5 Triliun!

Pemegang saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp12,5 triliun. Besaran dividen tersebut setara dengan 98,2% dari laba bersih tahun 2016 sebesar Rp12,7 triliun.

Rasio dividen ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 99,9% dari laba bersih perseroan. Kendati demikian total dividen yang dibagikan mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yaitu Rp10,4 triliun. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis mengatakan adapun nantinya setiap pemegang saham akan mendapat dividen sebesar Rp107,7 per lembar saham.

“Segmen SKM full flavour merupakan kesempatan yang besar bagi kami dan kami sangat senang dengan kinerja produk – produk baru kami dalam kategori tersebut, seperti U Bold dan Marlboro Filter Black,” ujarnya dalam paparan publik seusai RUPS di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Secara terpisah perseroan juga mengumumkan kinerja bisnis kuartal I-2017 dengan pendapatan bersih sebesar Rp22,6 triliun atau mengalami kenaikan 3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,9 Triliun.

“Marlboro Filter Black yang baru saja diluncurkan mencapai pangsa pasar 1% di kuartal I-2017, sementara U Bold mencapai pangsa pasar 0,9% setelah ekspansi distribusinya ke 55 kota di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Selain itu RUPS juga menyetujui adanya penyegaran direksi. Berdasarkan persetujuan pemegang saham, perusahaan mengubah susunan Direksi Perusahaan. Direktur HM Sampoerna Michael Sandritter akan digantikan oleh William Bill Giff yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan di Phillip Morris (PMI) di Kanada.

“Manajemen Sampoerna menyambut Bill bergabung dalam direksi perusahaan dan kami percaya beliau akan berkontribusi terhadap kesuksesan Sampoerna, “ tambahnya.

Perusahaan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pangsa pasar di Indonesia dengan menguasai 33,4% pangsa pasar. Selain itu, HMSP mencatat penjualan sebesar 105,5 miliar batang rokok sepanjang tahun 2016. Dengan penjualan tersebut, perusahaan melaporkan penjualan bersih sebesar Rp95,5 Triliun di tahun 2016 atau naik 7,2% dari Rp89,1 Triliun di tahun 2015.

Share
x

Check Also

Naik Hingga 80%, Varian Delta Sebabkan Kasus Corona Dunia

MATARAMPOS.COM – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan varian delta telah membuat kasus Covid-19 dunia ...

Positif Covid-19, Dua Harimau Sumatera di Ragunan

MATARAMPOS.COM – Dua Harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan positif terpapar Covid-19. Mereka didiagnosis terpapar ...

NTB Terima 68.990 Dosis Vaksin Sinovac dan Astrazeneca, Prioritaskan Vaksinasi Dosis Kedua

MATARAMPOS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menerima 68.990 dosis vaksin jenis Sinovac dan ...