Rusunawa Mandalika (source image: rusunawamataram.home.blog)

Silaturahmi dan Gotong Royong Penghuni Rusunawa Mandalika Mataram Tetap Terjaga di Masa Pandemi

MATARAMPOS.COM – Mewabahnya virus corona (Covid-19) di seluruh dunia membuat semua lapisan masyarakat untuk menjaga kekompakan dalam melawan dan mencegah wabah ini cepat berakhir. Seperti yang kita ketahui pandemi ini belum usai sejak Maret 2020 lalu. Musibah Covid-19 ini tidak menyurutkan semangat penghuni Rusunawa Mandalika, Mataram. Diliburkannya siswa sekolah dan dirumahkannya pekerja disebut para penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) tersebut sebagai kesempatan mempererat silaturahmi dan gotong royong.

“Selama pandemi ini kita tidak punya masalah. Kebutuhan listrik, air, dan segala macamnya itu masih aman saja. Cuma banyak juga yang dirumahkan, dan jadi buka usaha masing-masing di sini,” ujar salah satu penghuni Rusunawa Mandalika, Sumiati, Senin, 2 November 2020.

Dicontohkan seperti dirinya yang selama pandemi memutuskan membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga. “Sebelumnya saya tidak ada berjualan-berjualan. Sekarang juga kita jadi buka usaha laundry keliling karena corona ini,” ujarnya.

Usaha yang dibukanya tersebut bukan tanpa rintangan. Diakuinya sasaran pasar untuk usahanya memang masih terbatas karena baru merintis selama corona. Namun terbilang cukup untuk menambah pemasukan keluarga.

“Kalau yang laundry keliling ini ada lah pelanggan sampai Bertais atau Sweta sana. Kalau yang jualan (snak) ini ya untuk anak-anak di sini saja, supaya mereka tidak keluar-keluar juga. Soalnya selama libur mereka ya main di sini saja,” jelas Sumiati.

Penghuni lainnya, Atik, menerangkan dirinya yang sehari-harinya berjualan nasi di beberapa sekolah di Kota Mataram harus mencari cara lain untuk mendapat pemasukan. “Dari corona itu sudah berhenti titip-titip nasi, karena tutup juga. Sekarang kita berjualan untuk di sini saja,” ujarnya, Senin, 2 November 2020.

Menurut Atik, selama masa pandemi Covid-19 berlangsung semangat gotong royong di Rusunawa Mandalika justru meningkat. “Tetangga yang saling tidak kenal sekarang jadi akrab, dan selama corona ini kita jadi saling bantu juga. Sebelumnya kan kita mana ada yang ketemu, soalnya paginya semuanya kerja,” jelasnya.

Hal tersebut juga ditunjukkan dengan upaya saling membantu selama pandemi Covid-19. Terutama untuk pendataan penerima bantuan yang beberapa kali telah disalurkan baik dari pemerintah pusat maupun daerah dalam bentuk jaring pengaman sosial (JPS).

“Kita ada dapat JPS itu, tapi kemarin tergantung KTP juga beberapa,” ujar Atik. Dengan dibukanya usaha mandiri oleh penghuni Rusunawa, salah satu bantuan yang juga diajukan adalah bantuan stimulus modal usaha dari Kementerian Koperasi. “Yang Rp2,4 juga (untuk modal usaha) itu juga kita coba daftar, tapi belum ada yang dapat,” ujarnya.

Kendati demikian, dengan dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini pihaknya sangat berharap adanya keringanan dari pemerintah. Terutama untuk biaya listrik dan air yang selama ini masih menjadi beban bagi para penghuni. “Seperti waktu gempa kemarin, kita ada keringanan untuk biaya listrik satu bulan. Mungkin kalau sekarang juga bisa seperti itu,” ujarnya.

Share
x

Check Also

GESID Dukung Keputusan DPR dan Pemerintah soal Revisi UU Desa Terkait Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

MATARAMPOS.COM, JAKARTA- Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) dan Pemerintah akhirnya sepakati revisi undang-undang desa yang salah ...

Ketika Seorang Ibu Mengajarkan Anaknya Bertemu Rasulullah SAW Setiap Saat

Kisah Hikmah penting untuk bertemu Rasulullah SAW setiap saat. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ ...

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

MATARAMPOS.COM – Starbucks menjadi salah satu brand utama gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) atau Boikot, Divestasi, ...