Pasca Libur Panjang Idul Fitri Pasti Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 di Tanah Air

MATARAMPOS – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Letjen TNI, Doni Monardo, meyakini pascalibur panjang Idul Fitri pasti terjadi kenaikan kasus Covid-19 di Tanah Air.

“Setelah libur panjang Lebaran ini, pasti, pasti dan pasti akan terjadi peningkatan kasus Covid-19. Makanya kerja keras kita masih panjang menangani Covid-19 ini. Positivity rate di bulan Mei ini juga alami peningkatan,” kata Doni saat Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual pada Minggu (16/5/2021).

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 nasional, positivity rate tingkat nasional ada tren kenaikan yakni 12,6% per tanggal per 15 Mei 2021 dibandingkan di bulan April yang sudah berhasil ditekan di angka 11,77%.

Per 15 Mei, beberapa provinsi mengalami kenaikan kasus aktif yakni di Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatra Barat, NTB, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, Banten dan Maluku Utara pada sepekan terakhir.

“Hal ini bisa mendapat perhatian dari seluruh daerah pasca-Idulfitri apalagi yang melakukan mudik atau aktivitas lain. Selain itu ada juga tantangan kita karena masih ada 17 % warga Indonesia yang belum percaya adanya Covid-19, bahkan menganggap ini sebuah konspirasi,” ungkap Doni.

Dengan dinamika ini, ia mengimbau pihak Satgas Daerah melakukan karantina bagi yang para pemudik yang kembali dari bepergian, minimal 5 hari. Kebijakan ini bisa dilakukan seluruh provinsi terutama yang terima pemudik balik ke tempat semula.

“Jangan sampai terjadi teori pinpong atau balon yakni suatu daerah dilakukan tekanan maka muncul di daerah lain. Ini yang harus dihindari, salah satu caranya karantina mandiri yang dilakukan bagi yang bepergian,” tegasnya.

Ia meminta dengan kesadaran tiap-tiap daerah membangkitkan kembali posko-posko PPKM mikro sekaligus karantina mandiri di tempat masing-masing dan masyarakat diminta sadar menerapkan protokol kesehatan.

Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...