Tradisi Lebaran Ketupat, Polres Lotara Siagakan 240 Personel di Objek Wisata

MATARAMPOS – Polres Lombok Utara (Lotara) melakukan pengecekkan pada pos penyekatan dan objek wisata guna memastikan pengamanan berjalan lancar dan baik. Pasalnya, hingga kini masih banyak masyarakat yang melakukan tradisi Lebaran Ketupat di Kabupaten Lotara.

Kapolres Lotara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah mengatakan pengecekkan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 secara masif di tengah perayaan Lebaran Ketupat. Dalam pelaksanaannya, pihaknya telah menyiagakan 240 personel di lokasi wisata, serta seluruh instansi terkait di Kabupaten Lotara untuk terus menggiatkan pengawasan di lapangan.

“Pos penyekatan ini jadi indikator kita untuk mengamankan Kabupaten Lombok Utara dari ancaman penyebaran COVID-19,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).

Lebih lanjut Feri menyampaikan beragam strategi terus dilakukan pihaknya untuk mencegah kerumunan, salah satunya dengan mendirikan tiga pos penyekatan. Adapun pos penyekatan tersebut berlokasi di pintu masuk Kabupaten Lotara, tepatnya di jalur lintas Mataram-KLU (Kabupaten Lombok Utara); di perbatasan Pusuk dan Klui Kecamatan Pemenang di jalur lintas KLU-Lombok Timur; dan pos penyekatan Sambik Elen di Kecamatan Bayan.

Guna memeriksa kesehatan maupun tujuan para pengendara yang melintas. Selain pos penyekatan, sebanyak 240 personel gabungan TNI POLRI dan Pemda KLU disiagakan di setiap lokasi wisata dari Kecamatan Pemenang hingga kecamatan Bayan.

Feri menyebut jika ada warga yang terlihat hendak bepergian ke objek wisata di KLU, pihak Kepolisian akan meminta mereka untuk memutar balik kendaraannya.

“Karena memang objek wisata di Lombok utara juga sudah tutup semua di hari Lebaran Topat tahun ini sesuai SE Bupati KLU (SE) edaran Bupati Lombok Utara No: 188.64/110/BUP/ 021 tentang penutupan objek wisata dalam masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Lombok Utara dan sejalan dengan Program Kampung Sehat 2 NTB yang diinisiasi Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K.M.H, sebagai upaya Kepolisian membantu Pemda dalam percepatan penanganan COVID-19 di wilayah NTB khususnya wilayah KLU,” ungkap Feri.

“Dan hari ini seluruh pengelola usaha kita minta tutup sementara,” imbuhnya.

Guna memastikan keamanan dan juga menjalankan protokol kesehatan warga dan petugas, pihaknya juga melengkapi tiga pos penyekatan dengan fasilitas swab antigen COVID-19. Feri mengatakan tes swab antigen dilakukan secara acak kepada para pengendara yang melintas di jalur Mataram-KLU.

Dalam pengecekkan tersebut Feri turut didampingi oleh Wakil Bupati KLU Danny Carter Febrianto Ridwan, Wakpolres Lotara Kompol Setia wijatono,SH dan Danramil Tanjung Kapten Inf Zainul Fahri.

Share
x

Check Also

Ustadz Hilmi Firdausi Minta Pemimpin Islam Contoh Justin Trudeau

MATARAMPOS – Dai Ustadz Hilmi Firdausi meminta pemimpin umat Islam mendengarkan dan mencontoh Perdana Menteri ...

Kemenkumham Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin

  Jakarta – Kementerian Hukum dan HAM ajukan anggaran sekitar 55 milyar rupiah pada Rencana ...

Perkuat Akses Informasi Pelayanan Publik, Kemenkumham Siapkan Database Melalui SIPP

Yogyakarta – Jumlah pelayanan publik yang dikelola Pemerintah Indonesia hingga saat ini jumlahnya sangat banyak.  ...