Kemenkumham RI Ajak Maknai Hari Lahir Pancasila Ke-76 di Tengah Pandemi Covid-19

 

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Sekjen Kemenkumham) RI, memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila ke-76 tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19, sebagai landasan pemersatu bangsa dengan pengimplementasian nilai Pancasila dalam tindakan nyata.
Sekjen Kemenkumham RI Komjen. Pol. Andap Budhi Revianto, Selasa (1/6/2021), mengungkapkan bahwa sesuai tema nasional yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Maju”, segenap elemen bangsa harus menjadikan semangat lahirnya Pancasila, sebagai kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan.
“Mari kita tunjukan, bahwa putra dan putri bangsa Indonesia memiliki ketangguhan dan kekuatan, dalam menghadapi setiap tantangan, serta mampu menjadikan kondisi saat ini sebagai peluang untuk lebih maju,” tandasnya.
Dikatakan, dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang maju, putra/putri bangsa harus memiliki kepedulian satu dengan yang lainnya, memiliki jiwa persatuan dan kesatuan bangsa, dan bersatu dalam keberagaman.
“Sebagai putra-putri bangsa, kita harus dapat mewujudkan harapan dan cita-cita para leluhur pendiri bangsa, serta mampu membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.
Sedangkan Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, A.Ks., S.H., M.H. didampingi para kepala divisi, usai mengikuti upacara secara daring mengatakan bahwa secara internal menjadi peringatan Hari Lahir Pancasila ke-76, sebagai semangat dalam mewujudkan Kanwil Kemenkumham NTB menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
“Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, kita berharap citra positif Kanwil Kemenkumham NTB dalam predikat WBK menuju predikat zona integritas WBBM, bisa terwujud di tahun 2021 ini. Insya Allah,” kata Haris.
Haris menegaskan, berbagai langkah inovasi telah dilakukan Kanwil Kemenkumham NTB dalam memantapkan diri, sebagai salah satu institusi dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang berupaya menuju WBBM.
“Bersama teman-teman media khusus FORTA NTB sebagai media kontrol, dan seluruh stuan kerja kita akan semaksimal mungkin, mewujudkan Kanwil Kemenkumham NTB ini sebagai Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau WBBM,” tegasnya. (forta)

Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...