Pemerintah Terapkan Prokes Berbasis CHSE, Jelang WSBK

MATARAMPOS – Tinggal beberapa hari lagi, Mandalika International Street Circuit akan menjadi saksi sejarah juara World Superbike seri terakhir. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai persiapan. Salah satunya menerapkan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE).

Selain menerapkan CHSE, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga terus berupaya mempercepat vaksinasi hingga mencapai 70%.  Capaian vaksinasi ini merupakan salah satu syarat menyelenggarakan ajang balap internasional seperti WSBK.

Hal ini juga diperkuat dengan dukungan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin yang telah mematangkan skema protokol kesehatan selama event berlangsung. Ia juga memastikan seluruh pihak yang terlibat di ajang WSBK harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan menerapkan protokol kesehatan yang disiapkan panitia.

Secara terpisah, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkari, menyampaikan, penerapan CHSE di kawasan wisata sudah menjadi kebutuhan wisatawan di era adaptasi kebiasaan baru.

“Penerapan CHSE di kawasan KEK Mandalika juga merupakan implementasi aspek kesehatan dan keselamatan pada setiap destinasi wisata agar wisatawan merasa aman dan nyaman,” kata Septriana dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Kamis (18/11). (jun)

 

Share
x

Check Also

Incar 3.000 Talenta Digital, Google Kembali Gelar Program Bangkit

MATARAMPOS.COM – Google akan kembali menggelar program Bangkit untuk angkatan ketiga pada tahun 2022. Program ...

Punya Fungsi Hybrid, Fujifilm Rilis Instax Mini Evo

MATARAMPOS.COM – Fujifilm meluncurkan Instax Mini Evo, model kamera terbaru dari seri Instax yang mengusung ...

Omzet empat produk UMKM di NTB Mall tembus Rp150 juta per bulan

Mataram- Omzet empat produk yang di produksi dari sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di ...