Tangani Covid 19, Insentif Nakes Mataram Cair Pekan Depan

Nakes saat mengevakuasi jenazah covid-19

 

 

 

 

 

 

MATARAM-Hingga saat ini, insentif bagi tenaga kesehatan di Kota Mataram yang menangani pasien Covid-19 belum cair. Diduga proses pencairan terkendala di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram.

 

“Kemarin ada uang masuk Rp 7 miliar. Tetapi tidak ada Permenkes yang mengatur petunjuk teknisnya. Sehingga kami tidak ada solusi penggunaannya,” ungkap Kepala BKD Kota Mataram M Sya kirim Hukmi kepada wartawan , kemarin (25/12).

 

Akibat tidak ada Permenkes yang mengatur penyaluran anggaran tersebut, maka pengelolaannya diserahkan kepada daerah. Sehingga Dinas Kesehatan Kota Mataram dan RSUD Kota Mataram kemudian diminta melakukan penghitungan berapa kebutuhan dan peruntukan untuk insentif nakes. Agar pembayaran bisa dilakukan menggunakan anggaran Rp 7 miliar yang dikirim pemerintah pusat.

 

Pihak Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Mataram kemudian membuat kesepakatan pembayaran tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19. Ada penghitungan masing-masing yang disepakati Dinas Kesehatan dan RSUD diketahui ketua TAPD dalam hal ini Sekretaris Daerah kOta Mataram Hai Effendi Eko Saswito.

 

Dasar kesepakatan antara rumah sakit itulah yang dibuat sebagai dasar perubahan keputusan kepala daerah. Agar proses pencairan bisa dilakukan. “Mudahan minggu depan bisa keluar insya Allah. Karena kami harus membuat perubahan keputusan kepala daerah. Insya Allah akhir tahun sudah bisa cair, ” janjinya.

 

Diketahui, para tenaga kesehatan yang ada di RSUD Kota Mataram belum menerima insentif khusus bagi yang menangani pasien Covid-19. Mereka sudah menunggu sekitar lima bulan namun belum ada kejelasan kapan pencairan dilasanakan. Mereka baru menerima insentif di Bulan April lalu. (red/11)

 

 

Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...