Jarak Sholat di Masjidil Haram Normal, Umrah Segera Dibuka Untuk Indonesia

MATARAMPOS – Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi siap menerima jemaah kembali dengan kapasitas penuh mulai hari ini setelah pemerintah Arab Saudi melonggarkan pembatasan Covid-19, kata seorang pejabat. Wakil Sekjen Masjidil Haram, Saad bin Mohammed Al-Muhaimid mengatakan bahwa sebuah rencana telah diterapkan agar masjid beroperasi dengan kapasitas penuh sambil memastikan keselamatan semua orang. Akan tetapi Al-Muhaimid menambahkan bahwa pengunjung masjid suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tetap diwajibkan memakai masker dan melakukan reservasi untuk melakukan umrah dan salat melalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna.

Beredar di media sosial video para pekerja di Masjidil Haram terlihat tadi malam mengupas stiker yang mengingatkan orang untuk menjaga jarak sosial. Hal itu menandai berakhirnya era bagi jemaah untuk salat dan berdo’a dengan jarak 1-2 meter di antara mereka karena pandemi virus Corona.

Jarak sosial tidak lagi wajib di pertemuan sosial atau di tempat umum termasuk di transportasi umum dan di restoran, bioskop, dan mal, mulai hari Minggu . Masker wajah tidak lagi wajib di pengaturan luar ruangan, kecuali untuk lokasi spesifik tertentu termasuk dua masjid suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah. Sebagai tanda meredanya kasus Covid-19 di Arab Saudi, kerajaan itu juga telah resmi mengizinkan jemaah Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu.

Menlu Retno menyampaikan, pembukaan pintu umrah tersebut telah melalui pembahasan yang cukup lama pada level Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, dan Kementerian Kesehatan, serta mempertimbangkan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin baik. “Pemerintah kerajaan Arab Saudi melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021 telah menyampaikan hal-hal sebagai berikut, Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data Worldometers, pada Sabtu (16/10) Arab Saudi mencatat 45 kasus baru Covid-19 dan 2 kematian, sehingga total kasus di negara ini mencapai 527.890. Sementara itu, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 mencapai 8.760 dan pasien sembuh 536.900. (jun)

 

Share
x

Check Also

Membuka Potensi Menuju Kemandirian Perempuan Pengusaha Ultra-Mikro di Indonesia

Dampak ekonomi COVID-19 telah menggeser kekuatan pasar tenaga kerja. Hal ini disebabkan karena pemberi kerja ...

UIN Mataram Jalin Kerjasama Dengan Balai Litbang Agama Semarang

Mataram, MataramPost.com- Kampus Universitas Islam Negeri Mataram (UIN Mataram) jalin kerjasama kelitbangan dengan Balai penelitian ...

Mudik dengan Mobil? Begini Cara Mengatur Muatan Mobil

MATARAMPOS.COM – Momen mudik lebaran 2022 semakin dekat, bagi kamu yang memiliki rencana pulang kampung ...