Stok Vaksin di Lombok Tengah Habis

LOMBOK – Stok vaksin di Lombok Tengah sudah habis. Sampai sekarang, Pemkab masih menunggu kiriman dari pemerintah pusat.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (P2P) Dikes Lombok Tengah, H Sahnan mengungkapkan bahwa vaksin yang diajukan kali ini sekitar 127.300, dimana diajukan juga Kodim 1620 Lombok Tengah dan Polres Lombok Tengah. Mereka telah mengirimkan surat ke Dinas Kesehatan Provinsi NTB kemudian diteruskan ke pusat.

“Kami sudah layangkan surat seminggu lalu, dan kita masih menunggu dari pusat bagaimana hasilnya,” katanya, Senin kemarin.

 

Adapun vaksinasi yang dilaksanakan di masing-masing Puskesmas kemudian saat ini sudah diinformasikan perhari Senin kemarin, mengimbau menunggu sampai vaksin datang dan akan dilakukan vaksinasi kembali.

“Terlebih saat ini kondisi stok vaksin sudah kosong,” bebernya.

Sementara progres vaksinasi saat ini dari dosis pertama yang menyasar sekitar 66.000 orang, kemudian diikuti dengan dosis kedua sekitar 32.000 orang, sehingga jumlah dosis keseluruhan yang telah direalisasi yakni sejumlah 98.000 orang. “Kemudian jumlah yang kami ajukan ke Provinsi sejumlah 127.300 orang,” ungkapnya.

Kemudian terkait vaksinasi anak usia 12 sampai dengan 17 tahun, sama dengan vaksin 18 tahun ke atas yakni menggunakan Sinovak, dengan dosis sekitar 0,5, dan divaksin 2 kali.

Adapun data yang sebelumnya, pihaknya telah akumulasikan untuk usia 18 tahun ke atas sekitar 721.236 orang. Dimana mengacu dari jumlah penduduk masyarakat Lombok Tengah sekitar 900.000.

Share
x

Check Also

Naik Hingga 80%, Varian Delta Sebabkan Kasus Corona Dunia

MATARAMPOS.COM – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan varian delta telah membuat kasus Covid-19 dunia ...

Positif Covid-19, Dua Harimau Sumatera di Ragunan

MATARAMPOS.COM – Dua Harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan positif terpapar Covid-19. Mereka didiagnosis terpapar ...

Bertambah Jadi 223 Orang, WNI di Luar Negeri Meninggal Akibat Covid-19

MATARAMPOS.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat WNI yang meninggal di luar negeri akibat ...