Hari Jadi ke 59, Unram Miliki 9 Fakultas dengan 63 Prodi

 

 

MataramPost.com- Tahun 2021 ini Universitas Mataram (Unram) akan memperingati hari jadinya yang ke 59. Hal tersebut disampaikan Rektor Unram Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum., saat memberikan sambutan pada acara kuliah Umum Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sekjen Wantannas) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., M.Tr.(Opsla) di Universitas Mataram (Unram) di Gedung Dome Unram pada Kamis (16/9/2021).

 

“Saat ini UNRAM memiliki 9 fakultas dan Program Pascasarjana. Jumlah program studi sebanyak 63 mulai dari Program Vokasi sampai Program S3. Jumlah mahasiswa (student body) 34.380 berasal dari 33 Provinsi di Indonesia dan lima Negara yakni Korea Selatan, Palestina, Turki dan Timor Leste dan Ukraina,” tuturnya.

 

Prof. Husni juga menjelaskan, posisi Unram pada level nasional berada pada klaster ke-2 dari 5 klaster yang diklasterisasi oleh Kemendikbud pada tahun 2020 yang diikuti oleh 2.136 PTN/PTS non-vokasi di se-Indonesia.

 

“Sedangkan pada level internasional, posisi Unram berdasarkan perankingan Scimago Institution Ranking tahun 2021 menempati posisi ke-30 di Indonesia,” ungkapnya.

 

Scimago Institutions Ranking adalah lembaga pemeringkatan internasional yang berpusat di Spanyol yang menggabungkan tiga indikator yakni penelitian, inovasi dan dampak sosial (masing-masing mempunyai bobot: 50,30 dan 20%). (*)

Share
x

Check Also

GESID Dukung Keputusan DPR dan Pemerintah soal Revisi UU Desa Terkait Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

MATARAMPOS.COM, JAKARTA- Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) dan Pemerintah akhirnya sepakati revisi undang-undang desa yang salah ...

Ketika Seorang Ibu Mengajarkan Anaknya Bertemu Rasulullah SAW Setiap Saat

Kisah Hikmah penting untuk bertemu Rasulullah SAW setiap saat. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ ...

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

MATARAMPOS.COM – Starbucks menjadi salah satu brand utama gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) atau Boikot, Divestasi, ...