Kapolres Instruksikan KRYD, Polsek Pratim Bergerak Cepat

Loteng, MataramPost.com- Kapolres Lombok Tengah mengintruksikan kepada jajarannya untuk mempercepat Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan KRYD), di masing-masing wilayah Polsek binaan.

 

Seperti yang dilakukan di wilayah binaan Polsek Praya Timur Lombok Tengah, Selasa (7/11).

 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, S.I.K, MH, melalui Kapolsek Praya Timur Iptu Sayum menyampaikan, kegiatan KRYD dalam rangka menekan terjadinya laju Covid-19, khsusnya di Praya Timur dan umumnya di Lombok Tengah.

 

“Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari bapak Kapolres Lombok Tengah, guna menekan Covid-19,” katanya.

 

Dalam kegiatan ini lanjutnya, pihaknya bersama jajarannya memberikan masker kepada para pengguna jalan, utamanya di jalur Praya Mujur Keruak Lombok Timur.

 

“Kegiatan KRYD hari ini, kami lakukan bersama anggota, diantaranya, Ipda Iketut Ardan, SH, selaku Kanit Samapta, Aipda Edy Purnawan selaku PS. Kanit Provos, Aipda Ahmad Hidayatullah PS.kanit Binmas, Aipda Suhadi PS. kanit Reskrim dan 9 Orang anggota Polsek Praya Timur,” terangnya. “Kegiatan KRYD dan himbaun Prokes serta pembagian masker dilaksanakan untuk menindaklanjuti perintah Pimpinan guna mengantisipasi pelaksanaan kegiatan Asian Talent dan WSBK, serta memastikan masyarakat melaksanakan dan mematuhi protokol covid 19,” Sambung Kapolsek yang dikenal ramah senyum.

 

Dikatakan, adapun sasaran dalam giat ini adalah, semua pengendara yang melintas pada jalan raya jurusan Praya Mujur Keruak Lombok Timur, dengan target apabila ada pengendara atau masyarakat yang ditemukan tidak menggunakan masker maka itu diberikan sembari memberikan himbauan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

 

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah menjelaskan, kegiatan KRYD dilakukan oleh semua Polsek yang ada di Jajaran Polres Lombok Tengah, guna memastikan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan menyambut pagelaran WSBK di Kabupaten Lombok Tengah, Tutupnya. (Nur)

Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...