Ini Catatan IDI, Sekolah Tatap Muka Dimulai

MATARAMPOS.COM – Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban memberikan beberapa catatan sebelum dimulainya sekolah tatap muka atau offline.

Pertama, kata Zubairi, harus ada dua pilihan bagi murid, yakni belajar online, atau offline. Terkhususnya, kata dia, untuk murid dengan komorbid (memiliki penyakit penyerta).

Dikatakan Zubairi, siswa dengan komorbid ini lebih rentan jika sampai terinfeksi Covid-19.

“Sekolah akan dibuka kembali. Belajar online dan offline harus jadi opsi. Khususnya untuk murid dengan komorbid, yang rentan jika terinfeksi,” tulis Zubairi, Minggu 29 Agustus 2021.

Kemudian, kata dia, sekolah juga harus membatasi durasi atau waktu belajar. Keadaan kelas juga harus menjadi perhatian, terutama untuk ventilasi.

“Durasi belajar pun baiknya dibatasi. Benahi juga ventilasi,” tambah dia.

“Siapkan perangkat medis dan evaluasi berkala dari hari ke hari,” pungkasnya. (b19)

Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...