Bupati Lobar : Lobar, Satu-satunya daerah di NTB Status PPKM Level 1

MATARAMPOS – Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) untuk menekan kasus Covid-19 berbuah manis. Lombok Barat kini menjadi satu-satunya daerah di NTB yang berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, bersyukur atas status baru Lobar yakni PPKM level 1. Beliau mengatakan ini merupakan kerja keras dan kerja cepat semua pihak baik pemerintah daerah, TNI dan Polri.” Kerja cepat yang telah dilakukan berbulan-bulan untuk mengendalikan penularan Covid19 ini membuahkan hasil yang baik dan bagus,” ungkap Fauzan, Minggu 12 September 2021 kepada wartawan.

Kerja cepat yang dilakukan pemerintah daerah bersama TNI dan Polri sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan situasi kondisi di lapangan sehingga kerja cepat dan sinergi yang baik ini membawa Lobar menjadi satu satunya daerah di NTB masuk level 1.

Bupati Lombok Barat juga berterima kasih kepada masyarakat Lombok Barat karena tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan ajuran pemerintah.” Ini kerja cepat dan kolaborasi Pemda bersama TNI dan Polri. Tentu kami bersyukur karena PPKM Lombok Barat berada pada level 1,” ungkapnya.

Bupati Fauzan berharap agar semua pihak tidak kendor dalam penerapan protokol kesehatan. Dengan penurunan level PPKM ini Fauzan meminta agar semua pihak tetap fokus dalam pengendalian Covid-19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dilain tempat, Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat memberikan pemaparan di hadapan panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB, Jumat (10/9) lalu, menyampaikan apresiasinya berkaitan dengan capaian ini. Tujuh kabupaten/kota lainnya masih berada di level 2, lalu dua lagi masih level 3. NTB secara keseluruhan berada di level 2.

Capaian Lobar itu dipengaruhi oleh beberapa indikator diantaranya dari testing, tracing, treatment, kapasitas respon dan kasus konfirmasi serta beberapa indikator lainnya.”Hal ini menjadi pencapaian yang baik bagi NTB dalam penanganan dan pencegahan Covid-19,” ungkap Wagub.

Namun demikian daerah-daerah, termasuk Lobar, tetap waspada dan tidak kendor dalam penerapan protokol kesehatan. Dengan sinergi dan kerjasama yang baik, situasi penularan Covid-19 ini bisa dikendalikan.

Pencapaian ini juga di apresiasi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  langkah cepat dan taktis yang dilakukan oleh berbagai pihak di NTB dalam penanganan Covid-19. Menurutnya langkah-langkah antisipasi tersebut dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 di NTB sehingga NTB bisa berada di level 2 dan Kabupaten Lombok Barat berada di level 1.

Menurutnya dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI dan Polri maka penularan Covid-19 dapat dikendalikan. Namun ia meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.” Kami minta agar Prokes tetap menjadi perhatian,” ujarnya.

Selain itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga mengapresiasi langkah cepat dan kompak pemerintah daerah bersama TNI-Polri yang bersinergi mengendalikan penularan Covid-19 di provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya dengan sinergi ini penularan Covid-19 dapat terkendali dengan baik. Ia berharap agar sinergi yang baik ini dapat diteruskan sehingga dapat menekan penularan Covid-19 dan NTB bisa masuk level 1.

Kapolri juga mengingatkan agar vaksinasi di NTB dapat terus digencarkan. (jun)

Share
x

Check Also

GESID Dukung Keputusan DPR dan Pemerintah soal Revisi UU Desa Terkait Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

MATARAMPOS.COM, JAKARTA- Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) dan Pemerintah akhirnya sepakati revisi undang-undang desa yang salah ...

Ketika Seorang Ibu Mengajarkan Anaknya Bertemu Rasulullah SAW Setiap Saat

Kisah Hikmah penting untuk bertemu Rasulullah SAW setiap saat. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ ...

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

MATARAMPOS.COM – Starbucks menjadi salah satu brand utama gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) atau Boikot, Divestasi, ...