Pelanggar Lalu Lintas Tewas, Polda NTB Bentuk Tim Investigasi

MATARAMPOS.COM, LOMBOK – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus Zainal Abidin (29), pelanggar lalu lintas yang meninggal karena diduga dianiaya petugas Satlantas Polres Lombok Timur.

“Kami sudah membentuk tim investigasi,” kata Kapolda NTB Irjen Nana Sudjana dalam jumpa pers di Mapolda NTB, Mataram, Senin (9/9/2019).

Kapolda mengatakan tujuan pembentukan tim investigasi dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk menyelidiki penyebab meninggalnya pria warga Tunjang Lauk, Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur ini.

“Jadi kalau anggota kami salah, anggota kami sampai melakukannya hingga mengakibatkan korban meninggal, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Irjen Nana menegaskan proses penanganan ini tidak akan terhenti karena adanya surat perjanjian damai yang telah ditandatangani antara Polres Lombok Timur dengan pihak keluarga korban.

“Di sini kita bicara aturan secara kode etik, jadi itu (surat perjanjian damai) tidak akan menghentikan proses penanganan kasus tersebut,” ujarnya.

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan bukti yang menguatkan peran polisi sebagai penyebab meninggalnya Zainal, maka akan dilakukan tindakan tegas.

“Jadi ini akan tetap lanjut. Kalau ditemukan bukti yang menguatkan, kita akan tindak tegas,” kata Irjen Nana.

Munculnya kasus dugaan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia ini berawal dari razia yang digelar Polres Lombok Timur dalam Operasi Patuh Gatarin 2019.

Zainal menjadi salah satu pengendara motoor yang terjaring razia polisi pada Kamis (5/9) sore itu karena tidak mengenakan helm dan dilengkapi surat kendaraannya.

Kelanjutan dari kasus tilang itu, Zainal bersama keponakannya, Ikhsan pada Kamis (5/9) malam, datang ke Mapolres Lombok Timur.

Zainal kemudian terlibat perkelahian dengan tiga anggota Satlantas Polres Lombok Timur, yang mengakibatkan dirinya tidak sadarkan diri hingga dilarikan ke RSUD dr R Soedjono, Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Pihak rumah sakit menyatakan Zainal, meninggal dunia pada Jumat (6/9) malam. (mtp1)

Share
x

Check Also

GESID Dukung Keputusan DPR dan Pemerintah soal Revisi UU Desa Terkait Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun

MATARAMPOS.COM, JAKARTA- Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) dan Pemerintah akhirnya sepakati revisi undang-undang desa yang salah ...

Ketika Seorang Ibu Mengajarkan Anaknya Bertemu Rasulullah SAW Setiap Saat

Kisah Hikmah penting untuk bertemu Rasulullah SAW setiap saat. بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ ...

Alasan Starbucks Disebut Pro-Israel dan Ikut Diboikot

MATARAMPOS.COM – Starbucks menjadi salah satu brand utama gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) atau Boikot, Divestasi, ...