Masuk NTB, Puluhan Ribu Vaksin Covid-19

MATARAMPOS – Sebanyak 25.400 dosis vaksin Covid-19 tambahan dari Pemerintah Pusat telah tiba di Provinsi NTB. Direncanakan vaksin itu didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di NTB. “Sebagai tindaklanjut dari penerimaan vaksin tambahan tersebut, pihaknya memastikan seluruhnya sudah disebar luas secara massif,” kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, di Mataram, Jumat (17/9).

 

Dikatakan, vaksin tersebut didistribusikan ke dinas kesehatan sebanyak 12.920 dosis, gudang vaksin provinsi 4.160 dosis dan TNI-Polri masing-masing 4.160 dosis. “Semua dosis vaksin itu langsung didistribusikan ke masing-masing gerai vaksin,” kata Artanto.

 

Menurut, Artanto, terhitung pada 14 September 2021, jumlah dosis vaksin yang tersedia di seluruh jajaran polres di wilayah hukum Polda NTB sebanyak 181.015 dosis. Seluruhnya ditargetkan habis tersalurkan dalam pekan ini. “Kita ditargetkan vaksin 41 ribu per hari,” kata Kombes Artanto.

 

Berdasarkan data vaksinasi hingga Rabu (15/9), tercatat sebanyak 872.665 warga telah mendapat vaksin dosis pertama atau 22,32 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan, vaksin dosis kedua baru disalurkan ke 440.536 orang atau 11,27 persen, dan dosis ketiga untuk nakes baru mencapai 17.105 orang atau setara 61,89 persen.

 

Rinciannya, Kota Mataram sudah memvaksin sebanyak 226.652 atau 71,82 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua baru 143.740 orang atau mencapai 45,55 persen. Kabupaten Lombok Barat, untuk dosis pertama vaksin mencapai 84.876 orang atau setara 16,01 persen dan dosis kedua 44.314 atau setara 8,36 persen. Kabupaten Lombok Tengah, 128.014 orang atau 16,68 persen untuk dosis pertama, sedangkan dosis kedua baru mencapai 44.314 orang atau 8,36 persen.

 

Ketua Satgas Vaksinasi Polda NTB Kombes Pol Awan Hariono menyatakan, tiga wilayah. yakni Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Tengah akan menjadi prioritas pihaknya untuk dilakukan percepatan vaksinasi. “Insyaallah, dalam mengejar capaian nasional sekaligus wilayah penyangga dalam menyambut perhelatan World Superbike Championship (WorldSBK) di Sirkuit Mandalika pada 12-14 November mendatang, maka tiga wilayah ini harus fokus kita lakukan percepatan vaksinasinya,” tandas Kombes Awan Hariono. (b19)


Share
x

Check Also

Prof Dr Reda Manthovani: Ses deux jambes ont été amputées, mais il est devenu un athlète extraordinaire. (L’histoire d’une athlète paralympique de Paris 2024).

Chef de Mission (CdM) du Contingent Indonésien pour les Jeux Paralympiques de Paris 2024, Prof. ...

Kurangi Ketergantungan Bahan Baku Impor, UKMK Didorong Gunakan Produk Berbahan Sawit

Pelaku usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) didorong untuk beralih ke produk berbahan sawit, dalam rangka ...

Waspada Antraks dan PMK, Berapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan? Ini Kata Pakar

Jumlah daging kurban yang banyak tak memungkinkan bagi kita untuk mengonsumsinya langsung habis. Daging kurban, biasanya ...